Selasa, 05 April 2011

Menulis Puisi Berdasarkan Pengalaman


Apakah kamu senang menulis puisi? Dari mana sumber inspirasi menulis puisi? Puisi merupakan ungkapan hati. Sumber inspirasi dlam menulis puisi ddapat berasal dari bermacam-macam hal. Seperti, perasan kamu, seseorang, keindahan alam, peristiwa yang terjadi, hewan kesayangan, pikiran kamu, khayalan kmu, atau hal-hal uang lain. Pengalaman yang kamu alami pun dapat menjadi sumber inspirasi.

Setelah mendapatkan sumber inspirasi, lalu bagaimana cara menuliskannya menjadi puisi? Menulis adalah merangkai kata-kata. Perbanyaklah kosakatamu sehingga kamu dapat merangkai kata-kata dengan baik dan menulis puisi yang indah. Agar puisi yang kamu tulis menjafi menarik, pergunakanlah imajinasi kamu sekreatif mungkin.

Ketika kamu menulis puisi, bentuk puisi tidak harus berwujud bait demi bait yang terdiri dari beberapa baris. Kamnu dapat menulis sesuai dengan keinginanmu sendiri. Kadang-kadang puisi dibuat dengan wujud atau bentuk tertentu. Seorang penyair dapat menuklis puisi ciptaannya seperti prosa atau paragraf.  Ada pula yang menulis puisi berbentuk lingkaran, atau bentuk-bentuk lain. Pada umunya, melalui bentuk-bentuk puisi tersebut, penyair ingin menyampaikan suatu maksud. Selain itu, ada juga yang sekedar gaya saja tanpa maksud tertentu, hanya untuk membuat puisi yang ditulis terlihat menarik dan berkarya seni.

Bentuk puisi yang bebas menurut keinginan sang penyair tersebut merupakan puisi modern. Dalam puisi lama, penulisan puisi terikat oleh syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut, antara lain:  
  1.  Irama
  2.   Persamaan bunyi/sajak,
  3.   Pengelompokan baris,
  4.   Pemilihan kata-kata yang tepat,
  5.   Jumlah baris pada setiap bait,
  6.    Banyaknya suku kata pada setiap  baris.


Disadur dari buku “Aktif Berbahasa Indonesia” Untuk SMP/MTs Kelas VII
Karangan: Dewi Indrawati dan Didik Durianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar